Saturday, October 27, 2012

Semarak Gema Takbir Malam Idul Adha 1433 H

Door Prize


Gema Takbir


Takbir keliling dan Pawai Obor


 Allahu akbar, Allahu Akbar, Allahu akbar
 La ila ha illalllahu Allahu  akbar,  Allahu akbar walillah ilham
 
    Gema takbir berkumandang di segenap Yayasan Ar Roudhoh.
Rangkaian acara demi acara untuk memeriahkan malam idul adha alhamdulillah berhasil dilaksanakan.  Dimulai dari Takbir keliling  dan Pawai obor yang melibatkan seluruh elemen Keluarga besar Yayasan Ar Roudhoh baik Santri, Wali santri , Asatidz dan Masyarakat lingkungan Gang central. Akhirnya semua rangkaian ditutup oleh acara Hiburan dan pembagian Doorprize kepada peserta.
     Rutinitas kegiatan terutama dalam memperingati hari- hari besar islam tak lain adalah melaksanakan Visi dan Misi Ar Roudhoh yaitu mengembangkan inovasi dalam mutu dan berakhlaqul karimah.
      Ucapan terima kasih juga disampaikan untuk Ridho ( Remaja Islam Ar Roudhoh ) Community yang telah berpartisipasi sebagai instrumen penyelenggara berbagai acara Yayasan Ar Roudhoh termasuk Peringatan idul adha ini. Semoga acara- acara seperti ini akan selalu berlangsung tidak hanya di Lingkungan Yayasan Ar Roudhoh saja, tetapi juga lingkungan muslimin wal muslimat yang lain.
 Sekian dari kami. Atas perhatian dan bantuan Saudara/ saudari  kami ucapkan terima kasih.


Wassalammu'alaikum Wr. wb


                                                                                                                     Pengasuh
                                                                                                           Yayasan Ar Roudhoh






                                                                                                          Drs. H. M. Hisyam balya







Monday, October 22, 2012

Ucapan Terima Kasih Kepada UD. Sejati, Jl. Teuku Umar, Tegal Besar, Jember


Assalammualaikum Wr.wb

             Kami segenap Keluarga besar Yayasan AR ROUDHOH Jember, Menyampaikan Terima Kasih kepada UD. Sejati Surabaya Cabang Jember, Jl. Teuku Umar, Tegal besar, Jember yang telah memberikan Tali asih ,yaitu:
1 . Mesin cuci Midea
2 . TV LED Polytron 20 inch
3 . Magic Jar Miyako
4 . kulkas Toshiba Jazz
5 . Blender
6 . Juicer.
7 . Kipas Angin
8 . Setrika
9 . Cosmos
10. Kompor Gas rinnai
            Semoga UD. Sejati Surabaya Cab. Jember ke depan bertambah Jaya dan sukses . Amiin.

Wassalammualaikum Wr. wb



                                                                                                                Pengasuh
                                                                                             Yayasan AR ROUDHOH Jember



                                                                                                      Drs. H. M. Hisyam balya

Wednesday, June 6, 2012

Ucapan Terima Kasih To My Best Link







          Assalamu'alaikum Wr Wb

        Kami segenap keluarga besar Yayasan AR ROUDHOH Jember, menyampaikan ucapan terima kasih atas bagi- kebahagian yang disampaikan kepada kami.

Semoga My Best Link dalam menempati kantor barunya bertambah sukses. Amin

Wassalamu'alaikum Wr Wb

                                                                                                                    Keluarga Besar
                                                                                                             Yayasan AR ROUDHOH

UCAPAN TERIMA KASIH

 


          Bismillahirrahmanirrahim

         Assalamua'laikum Wr. Wb

         Kami Keluarga Besar Yayasan AR ROUDHOH JEMBER, menyampaikan ucapan terima kasih kepada JTV Jember yang telah memberikan tali asih sebuah almari es dalam acara Launching BBJ tahun 2012 dan Kemilau Jawa Timur.

         Semoga JTV ke depan, bertambah sukses. Amin

         Wassalamua'laikum Wr. Wb

                                                                                                                   Pengasuh 
                                                                                                      Yayasan AR ROUDHOH


                                                                                                   Drs. H. Muh Hisyam Balya 

Sunday, February 21, 2010

Horeee…..aku bisa sekolah……..!!!


AS
demikian ia dipanggil teman-temannya, dilahirkan pada tanggal 17 Maret tahun 2000 di sebuah Dusun miskin Durenan di Kelurahan Baratan Kecamatan Patrang Kabupaten Jember-Jawa Timur. Saat dilahirkan, gadis mungil ini tidak bisa melihat wajah ayahnya. Ayahnya, seorang buruh bangunan, meninggal saat dia masih berada di dalam kandungan. Sejumlah tetangganya bercerita, kemiskinan dan kemelaratan telah merenggut nyawa sang ayah. Meski berminggu-minggu sang Ayah sakit, tak ada dokter atau mantri kesehatan yang menjenguknya. “Jangankan untuk bayar dokter dan beli obat, untuk makan saja, mereka harus hutang,” kata Buk Seh, tetangga sebelah rumah.

Sepeninggal sang ayah, Ibunya menjadi tulang punggung keluarga. Dia bekerja sebagai buruh cuci panggilan dengan penghasilan yang tidak lebih dari 150 ribu per bulannya. Jumlah yang sangat jauh dari “cukup” untuk menghidupi AS dan seorang kakak perempuannya.

Hidup dalam kondisi kekurangan, tidak mengendurkan semangat gadis kecil ini untuk sekolah. Saat usianya menginjak 5 tahun, dia berkeinginan untuk sekolah TK di kampungnya. Tapi sang Ibu melarangnya dengan alasan biaya. Berkali-kali AS meminta Ibunya untuk mengantarnya ke sekolah, namun Ibunya selalu menolak. Sampai akhirnya AS datang sendiri ke sekolah dan menemui salah seorang guru.

“Saya masih ingat, saat itu pagi, anak-anak masih bermain di luar. Bel masuk kelas belum bunyi. Salah seorang ustadzah datang menggandeng gadis kecil dan kumal. Katanya dia mau ikut sekolah. Saya sangat kaget, kok ada anak kecil usia lima tahun ke sekolah sendirian. Saya tanya, orang tuamu mana? Dia hanya njawab kalau ayahnya sudah meninggal dan ibunya bekerja dan nggak mau mendaftarkannya sekolah. Dia bilang : Ibuku gak punya uang, tapi aku ingin sekolah. Saya sangat terharu oleh semangatnya untuk sekolah,” tutur Ibu Ana, Kepala Sekolah TK AR-Roudhoh.

Sejak saat itu, Asyatul Murtafiah (demikian nama lengkap AS) mulai masuk sekolah. Semua biaya ditanggung Yayasan AR-ROUDHOH termasuk buku, baju dan peralatan sekolah lainnya. Dia diterima di kelas A atau Nol Kecil di TK AR-ROUDHOH.

Bu Ana, sang kepala sekolah menuturkan jika AS adalah anak yang sangat rajin dan pintar. “Saya tidak pernah melihat AS datang terlambat. Bahkan dia adalah anak yang paling pagi datang ke sekolah. Meskipun sekolah masuk jam 9, jam tujuh pagi AS sudah ada di sekolah. Dia juga paling cepat kalau disuruh hapalan surat-surat pedek dan do’a-do’a. Dia anak yang luar biasa,” ujar Bu Ana.

Namun kegembiraan AS untuk sekolah ternyata tak berlangsung lama. Sekitar setengah tahun kemudian, dia jatuh sakit. Badannya demam dan muncul benjolan di hidungnya. Beberapa kali dia dibawa ke puskesmas dan mantri kesehatan, namun kondisinya tidak kunjung membaik. Dengan biaya dari Yayasan AR_ROUDHOH dan dibantu sejumlah donatur, AS akhirnya dibawa ke dokter spesialis. Dari sinilah akhirnya diketahui jika terdapat tumor ganas di hidung, tepat di bawah mata AS.

Dengan biaya iuran dari teman-temannya, para guru, Kas Yayasan AR-ROUDHOH dan sejumlah donatur lainnya, AS menjalani operasi tumor di Rumah Sakit Dokter Subandi Jember. Alhamdulillah, nyawa AS bisa diselamatkan, dan beberapa minggu kemudian dia bisa bermain dan belajar kembali dengan teman-temannya.

Namun, AS kembali diuji ALLAH. Perlahan-lahanpenglihatannya mulai kabur, sampai akhirnya dia tidak bisa melihat sama sekali. Tiga kali dia dibawah ke rumah sakit dan dokter spesialis mata, namun matanya tidak bisa ditolong. Kata dokter, tumor menyerang syaraf matanya, dan operasi yang dijalankan beberapa minggu sebelumnya ternyata juga merusak syaraf mata. ALLAHU AKBAR!!! Keinginan gadis mungil 5 tahun ini untuk sekolah kembali harus berhenti.

Karena kebutaan, AS tidak bisa lagi sekolah. Dia tinggal sendiri di rumah setiap pagi saat ibunya bekerja dan kakak perempuannya sekolah. Sesekali dia datang ke sekolah diantar ibunya dan bercanda dengan teman-temannya.

“Saya tidak bisa menahan air mata saya saat AS datang ke sekolah dan Bilang, Mama Hisyam saya nggak bisa sekolah lagi ya? Soalnya saya nggak bisa lihat sekarang. Tapi kalau main-main saja boleh kan? “ ujar Ibu Hisyam, salah seorang pengurus Yayasan. “Saya bilang sama dia, kalau dia boleh datang kapan saja ke sekolah dan bermain bersama dengan teman-temannya” imbuhnya.

---------------------------------------------

Kini lima tahun telah berselang. Lima tahun pula keinginan dan cita-cita AS untuk sekolah hanya tergantung diatas langit-langit kamarnya yang pengap. Teman-temannya di TK dulu kini telah duduk di kelas 3 SD. Saat mereka belajar dan bermain di sekolah, AS duduk dan terbaring sendirian di kamarnya.

September 2009, usai Hari raya Idul Fitri, AS datang bertemu pengurus Yayasan AR-Roudhoh. Seperti tahun-tahun sebelumnya dia datang unutk bersilaturrahmi usai hari raya dan saling meminta maaf. Namun tahun 2009 nampaknya menjadi tahun keberuntungan bagi AS.

“Saat itu AS duduk di sini,” ujar Ibu Hisyam seraya menunjukkan lokasi di ujung mushollah. “Dia bilang, Ma (AS memanggil Ibu Hisyam : Mama Hisyam) apa ada sekolah yang mau menerima anak buta ya….? Saya ingin bisa membaca.” Tambahnya. “Saya hanya terdiam, nggak tahu harus ngomong apa. Sejak saat itu setiap malam saya nggak bisa tidur, memikirkan AS. Entah dari mana asalnya, kemudian tiba-tiba muncul ide untuk menyekolahkan dia ke SLB,” ujar wanita berjilbab ini.

Yayasan kemudian mengutus salah seorang pengurus untuk mencari informasi tentang SLB untuk tuna netra, termasuk biaya dan persyaratannya. Sampai akhirnya diketahui biaya yang dibutuhkan AS untuk bisa sekolah di SLB sekitar 25 juta. “Itu semua biaya sampai dia lulus kelas 6 nanti. Ya SPP, seragam, buku, biaya transport, pokoknya semua. Kita ingin menyediakan dana selama 6 tahun, sampai AS lulus. Jangan sampai kita menyekolahkan AS di SLB, tetapi ditengah jalan harus putus karena kehabisan biaya,” Ujar Mas Ahmad, pengurus Yayasan yang lain.

SUBHANALLAH, 25 juta bukanlah uang yang sedikit. Apalagi untuk ukuran yayasan AR-Roudhoh yang masih baru berkembang, ditambah dengan sekitar 20-30-an anak yatim yang menjadi tanggungannya setiap hari. Namun Allah Maha Pemurah. Dimana ada usaha, disitu insyaallah ada seribu jalan keluar. Dengan membaca BISMILLAH, AS akhirnya disekolahkan di SDLB tunanetra – Desa Bintoro – Kecamatan Patrang – Kabupaten Jember.

AS sangat gembira mendengar kabar dia bisa sekolah lagi. Bahkan seminggu sebelum sekolah dimulai, AS sudah menyiapkan tas dan buku-buknya saat di TK dulu untuk dibawa ke sekolah. “Setiap hari dia ke sini, nanya Ma kapan saya bisa sekolah? Masih berapa lama lagi saya sekolah” tutur Ibu Hisyam. “Dia sangat gembira, saat pertama kali saya bilang sama AS, dia bilang Horee……aku bisa sekolah…..! sambil berjingkrak-jingkrak.” Ujarnya.

Sejumlah donatur bersimpati, dan memberikan bantuan untuk AS. Yayasan membuka rekening sendiri untuk AS, agar bisa dimanfaatkan sampai AS selesai sekolah nanti. Sampai Januari 2010, sudah sekitar 11 juta telah terkumpul. Meski demikian AS masih membutuhkan sekitar 14 juta lagi. Insyaallah, Allah akan memudahkan langkah AS untuk bisa belajar. Amien

Terimakasih Ya Allah, engkau telah memberikan jalan terbaik untuk AS, hingga dia bisa kembali gembira belajar bersama teman-temnya. Terimakasih juga untuk para donatur dan segenap pengurus Yayasan atas bantuan, usaha dan perjuangannya. (yus)


----------------------------------------



Ditulis oleh Yusuf, pengurus Yayasan AR-ROUDHOH Jember

Email : afdillah@gmail.com


Informasi soal AS bisa menghubungi YAYASAN AR-ROUDHOH

Jl. Slamet Riyadi Gg Central No 59 Baratan - Jember – Jawa Timur

Telp 0331 481259


Thursday, May 8, 2008

Undangan Menjadi Donatur

Syukur Alhamdulillah, berkat bantuan dan kepedulian para donatur sekalian, kami pengurus Yayasan Ar-Roudhoh berhasil menyekolahkan anak-anak kami di sejumlah sekolah formal. Dana yang kami himpun, insyaallah cukup untuk biaya mereka sampai akhir tahun ajaran 2007/2008 yang akan berakhir bulan depan (Juni 2008).
Satu diantara anak asuh kami (Muhammad Dendik), alhamdulillah telah lulus dari STM dan kini telah bekerja di sebuah bengkel swasta. Sebenarnya kami berkeinginan untuk membantu mereka sampai ke Perguruan Tinggi, namun mahalnya biaya pendidikan tinggi di Indonesia, dan bertambahnya jumlah anak asuh kami menyebabkan kami harus berfikir ulang, dan memprioritaskan anak-anak asuh kami yang masih sekolah di SD sampai SMA.
Untuk tahun ajaran berikutnya, 2007-2008 kami masih membutuhkan bantuan para donatur untuk membiayai pendidikan mereka. Sejumlah donatur telah memberikan kesanggupannya untuk menanggung biaya pendidikan sebagian dari mereka. Meski demikian, masih banyak diantara mereka yang biaya pendidikannya belum ada yang menanggung. Jumlah yang kami butuhkan pertahunnya adalah Rp.550.000,- untuk TK dan SD, Rp.850.000,- untuk SMP dan Rp.1.100.000,- untuk SMA dan Aliyah. Biaya tersebut mencakup biaya SPP, buku, alat-alat tulis, dan transportasi. Sementara biaya kebutuhan sehari-hari seperti makan, minum dan pakaian akan diusahakan Yayasan melalui usaha lainnya. Meski demikian, Yayasan tidak menutup kesempatan jika ada donatur yang berkeinginan untuk ikut serta menanggung biaya tersebut.
Daftar anak-anak asuh kami adalah :

1. Disman Takoh, Yatim, Kelas 3 SMA
2. Syafrizal Fahmi Tamim, Yatim, Kelas 3 Aliyah (SMA)
3. Bachtiar Andi Firdaus, Yatim, Kelas 2 SMP
4. Titik Nur Wulandari, Yatim, Kelas 1 SMP
5. Siti Nur Hasanah, Piatu, Kelas 3 SMP
6. Evi Nuraida, Terlantar, Kelas 3 SMP
7. Buni Ningsih, Yatim, Kelas 2 SMP.
8. Muhammad Yusuf, Yatim, Kelas 3 SMP.
9. Hidayatul Murtofi'ah, Yatim, Kelas 6 SD
10. Sa'diyah, Yatim-Piatu, Kelas 4 SD
11. Juliati, Terlantar, Kelas 6 SD.
12. Faiqotul Himmah, Terlantar, Kelas 4 SD
13. Fahmi Firdausi, Yatim, Kelas 6 SD.
14. Adi Purnomo Aji, Yatim, Kelas 4 SD.
15. Muhammad Rizky, Terlantar, Kelas 6 SD.
16. Mustaqim, Yatim, Kelas 2 SD.
17. Agung Prayoga, Yatim-Piatu, Kelas 1 SD.
18. Anisa Juliana, Piatu, Kelas 2 SD.
19. Dimas Amrullah, Yatim-Piatu, TK.
20. Dinda Devi Pangesti, Yatim-Piatu, TK.
21. Adinda Iqlima Novia Ramadhani, Yatim, TK.
22. Debi Anggraini

Catatan : Daftar anak asuh kami yang sudah ditanggung oleh donatur kami beri warna Biru, nama donatur kami tulis inisial atas permintaan yang bersangkutan.

Sumbangan bisa disampaikan melalui Bank BRI Cabang Jember, a/n Ar-Roudhoh, Nomor Rekening 0021-01-021596-50-1

Untuk penjelasan lebih lanjut bisa menghubungi yayasan :
Drs. M Hisyam Balya atau Ibu Siti Zaenab
Jl. Slamet Riyadi Gg Central No 59 Baratan-Jember
Telpon +62 331 481259
email : arroudhoh@gmail.com

atau sdr. Honest Dody Molasy
4/34 Empire Street Footscray
Victoria - Australia
telepon 0402656825
email : honestdody@gmail.com

Wednesday, April 9, 2008

Laporan Pendidikan tahun 2007


Assalamu'alaikum wr. wb.
Syukur alhamdulillah, Sepanjang tahun anggaran 2007-2008 Yayasan Ar-Roudhoh telah membiayai pendidikan anak-anak Yatim/Piatu dan tidak mampu sebanyak 20 anak. Mereka tersebar di sejumlah sekolah di Kabupaten Jember, mulai SD sampai dengan SMU. Kami sampaikan rasa terimakasih yang tak terhingga kepada donatur dan pihak-pihak lain yang telah memberikan bantuan kepada anak-anak kami. Semoga amal kebaikannya diterima Allah swt, dan dierikan balasan di dunia dan akhirat.
Bantuan yang telah diberikan, sebagian telah kami salurkan dalam bentuk pembayaran SPP/uang gedung, buku-buku, alat sekolah, seragam serta kebutuhan sekolah lainnya. Insyaallah dana yang diamanahkan kepada kami mencukupi sampai akhir Tahun ajaran 2007-2008 (sekitar Bulan Juni). Harapan kami, sumbangan serupa masih kami dapatkan untuk kelanjutan pendidikan mereka di tahun ajaran berikutnya (2008-2009). Mudah-mudahan amal baik kita senantiasa dicatat sebagai pahala yang membantu kita di hari pembalasan kelak. Amien.
Insyaallah profil anak-anak Yatim/Piatu/tidak mampu yang bernaung di Yayasan Ar-Roudhoh akan kami sampaikan secara bertahap dalam blog ini sebagai bagian dari komitmen kami untuk memberikan informasi secara terbuka kepada masyarakat.
Kami juga membuka kesempatan yang luas kepada Bapak/Ibu sekalian untuk berpartisipasi memberikan pendidikan kepada mereka. Jika anda tertarik untuk mengamanahkan zakat/shodaqah/infaq anda kepada kami, insyaallah kami akan menyampaikan amanah tersebut kepada mereka yang berhak. Silahkan menghubungi kami di email : arroudhoh@gmail.com atau telpon +62 331 481259
Wassalam,


a.n. Ketua yayasan

Drs.H.Hisyam Balya